Warga Desa Kebondalem Lor Kelola Sampah Menjadi Rupiah

PRAMBANAN-Jika dikelola dengan baik sampah itu bisa mendatangkan rupiah. Sebaliknya jika dibiarkan bisa menimbulkan masalah

Warga Desa Kebondalem Lor Kecamatan Prambanan kini berusaha mengolah sampah menjadi rupiah. Sejak Minggu (4/3) setelah lounching Bank Sampah Mandiri Sejahtera, mereka memilah-milah sampah rumah tangga, mana yang bisa dimanfaatkan dan mana yang harus dibuang.

Hasilnya, lumayan sampah yang tadinya menjadi biang masalah di kampungnya, kini sedikit-sedikit sudah bisa menghasilkan rupaih. Masyarakat sudah mulai mengerti sampah itu bisa memberi manfaat.

Sejak dari rumah tangga warga sudah memilah-milah sampah. Warga kemudian mengambil sampah yang bisa didaur ulang untuk dikumpulkan dan dijual ke pengelul. Untuk sampah organik, para pemuda juga mengolahnya menjadi pupuk organik.

“Kami membentuk bank sampah ini agar masyarakat hidup sehat dan memiliki nilai ekonomi. Dan alhamdullilah masyarakat sudah mulai memahami dan bisa memilah-milah sampah sejak dari rumah tangga,” kata Sutarjo Direktur Bank Sampah Mandiri Sejahtera. Minggu (4/3).

Untuk menyadarkan pentingnya warga mengelola sampah dengan baik, warga RT 13 yang dimotori oleh Karang Taruna Desa, melakukan pengelolaan sampah organik dan sampah non organik.

Sementara itu pegiat Bank Sampah Desa Kebondalem Lor, Setyo Ponco Purnomo mengatakan pihaknya meritintis bank sampah dimulai dari lingkup Kadus III Desa Kebondalem Lor.

“Kami mencoba untuk lingkup kecil yang akan kami pakai dasar ke lingkup yang lebih luas,”katanya.

Kedepan, lanjut Setyo Ponco Purnomo, kami akan gelar pelatihan dan inovasi serta kreatifitas dari sampah. Karena saat ini kami baru bisa dengan lingkup Kadus III.

Dia memaparkan bahwa kegiatan launching Bank Sampah Mandiri Sejahtera saat ini masih swadaya murni, jadi pihaknya akan menunjukan kegiatanya dahulu kemudian baru menggandeng SKPD terkait.

Sementara itu dalam sambutanya Kepala Desa Kebondalem Lor, Agus Nugroho, mengapresiasi kegiatan warga RT 13 di Kadus III Desa Kebondalem Lor.

“Semoga membawa rupiah yang berkah,”pungkasnya.(kry)

Sharing is caring!

Satu tanggapan untuk “Warga Desa Kebondalem Lor Kelola Sampah Menjadi Rupiah

  • Maret 23, 2018 pada 1:01 am
    Permalink

    Masih ada warga desa tersebut yang masih membuang sampah di sungai yang berada pada perbatasan desa, padahal, sungai yang tadinya penuh dengan sampah sudah dilakukan pembersihan oleh warga desa tetangga yang peduli pada kebersihan sungai karena berada (menempati rumah) tepat disamping sungai. Sungai sudah sehat tapi beberapa warga masih saja membuang sampah di sungai , karena merasa memiliki sungai yang berada di wilayah desanya. Sungguh menyusahkan sekaligus melelahkan.

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *