Warga Terbantu dengan Program Jambanisasi

TULUNG – Sesuai dengan program kabupaten Klaten, yakni Stop BABS (Buang Air Besar di Sungai), warga terima bantuan berupa jambanisasi melalui program dari Tentara Negara Indonesia (TNI) Angkatan Darat (AD).
Seperti yang dilaksanakan di Desa Kemiri, yang berkesempatan mendapatkan program jambanisasi di 15 tempat, yakni di Dukuh Jetis dan Dukuh Kemiri.
“Sesuai dengan perintah atasan, program jambanisasi ini langsung kami laksanakan, di kemiri sendiri ada 15 lokasi yang mendapatkan bantuan, sedang untuk desa lainnya akan kami laksanakan secara bertahap,” jelas Komandan Rayon Militer (Danramil) 16 Tulung, Lettu Tridjoko, saat ditemui Joglo Pos di lokasi jambanisasi, Desa Kemiri, Kamis (8/3).
Disisi lain, Mardiat, salah satu warga Dukuh Jetis selaku penerima bantuan jambanisasi, merasakan sangat terbantu dengan adanya program tersebut.
Sebelum mendapatkan bantuan jambanisasi, Mardiat mengaku bahwa ia sering menumpang ditempat lain, karena disekitar rumahnya, hanya ada satu jamban yang digunakan beberapa rumah sekaligus.
“Sebelumnya, saya BAB bisa dimana saja, kalaupun disini, hanya ada satu yang digunakan seluruh keluarga besar saya,” jelas Mardiat.
Mardiat juga mengaku, bahwa ia tidak bisa menambah jamban yang ada disekitar rumahnya, mengingat kondisi ekonominya, bahkan saat menerima bantuan jambanisasi ini, ia masih butuh bantuan tenaga sukarela untuk segera menyelesaikannya.
Terkait hal ini, Danramil 16 Tulung, Tridjoko, mengajak beberapa ormas yang ada di Kecamatan Tulung, untuk membantu pengerjaan jambanisasi dirumah-rumah warga Kemiri yang kurang mampu.
“Maka dari itu, saya minta bantuan kepada ormas untuk kerja bakti dirumah warga yang kurang mampu, seperti dirumah seorang janda yang tinggal sendiri didukuh kemiri, ya tidak mungkin dia akan membangun jambannya sendiri,” ungkap Tridjoko.
Dengan program jambanisasi ini, Tridjoko berharap mampu meningkatkan kebersihan dan kesehatan masyarakat, mengingat masih banyaknya yang belum memiliki jamban, pihaknya akan berusaha semaksimal mungkin dalam program jambanisasi ini.
“Kalau target kami ya sebanyak-banyaknya, karena di wilayah kecamatan Tulung sendiri masih ada lebih dari seratus yang belum memiliki jamban sendiri, sehingga bisa meningkatkan kebersihan dan kesehatan masyarakat,” katanya. (hay)

Sharing is caring!

Satu tanggapan untuk “Warga Terbantu dengan Program Jambanisasi

  • Maret 8, 2018 pada 12:53 pm
    Permalink

    Rakyat adalah ibu Kami, sudah sepantasnyalah Rakyat atau ibuku layak untuk jalani hidup yg semestinya….tanda Bhakti kami walau sekecil itu namun Nyata kami memberikan Bukti bukan hanya UCAPAN

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *