Gandeng Pemuda Wujudkan Wisata Jalan Bunga

TULUNG – Pemerintah Desa Bono dalam mendukung program Kabupaten Klaten, yakni “Klaten Seribu Warna”, turut menggandeng para pemuda untuk menciptakan kreasi-kreasi yang sangat fenomenal dikalangan remaja.
Kepala Desa Bono, Bakdiyono menuturkan, bahwa progam ini berawal dari penanaman bunga Refugia yang menciptakan keindahan disepanjang jalan, hingga akhirnya menyedot perhatian pemuda yang ada di Desa Bono untuk ikut serta dalam membangun Desanya.

“Awalnya penanaman refugia untuk perlindungan seranga pemangsa wereng atau sesamanya, tidak disangka jadi wisata, kami memanfaatkan potensi karangtaruna untuk berkarya mengisi kegiatan yang positif,” jelas Bakdiyono.

Seperti yang dilakukan pemuda karang taruna Desa Bono, Minggu (1/4) ini, yang mempersiapkan segala fasilitas taman bunga yang mereka sebut “Bono Park”, dengan harapan memiliki tempat wisata sendiri didesa mereka.

Ketua Paguyuban Karangtaruna, Sulis Triyanto, mengungkapkan, disepanjang jalan ini akan dipasang spot-spot untuk berselfy ria, seperti apa yang sangat disenangi oleh anak muda “jaman now”, dan memamerkan hasil foto-fotonya dimedia sosial mereka.

Para pemuda saat mempersiapkan lokasi taman bunga

“untuk mengerjakan semua ini, kami terus berkoordinasi dengan para pemuda di tiga dukuh, yaitu Telogowono, Mandegan dan Gading kulon,” tambah Sulis.
Dalam pengerjaan ini pun, para pemuda ini terus kerja keras dalam dua hari ini, yakni dari Hari Sabtu, dan Hari Minggu, agar “Bono Park” ini segera rampung dan dapat dinikmati keindahannya secara umum.
Disisi lain, Kepala Desa Bono, Bakdiyono, sangat mengapresiasi atas kreasi-kreasi yang diciptakan warganya, yang merubah jalan perkampungan menjadi pusat wisata jalan bunga yang tak pernah disangka-sangka.
“Yang jelas, saya sangat mengapresiasi sekali kegiatan-kegiatan karang taruna ini, selama kegiatan-kegiatan itu positif, kami akan terus mendukung program-program mereka,” tutur Bakdiyono.
Bahkan dari hasil kerjasama antara pihak pemerintah desa dengan karang taruna Desa Bono ini, di Tahun 2017 lalu Desa Bono memperoleh Juara I penanaman bunga refugia se-Kecamatan Tulung.

“Dengan mengembangkan kegiatan wisata jalan bunga, diharapkan mampu mengurangi atau menghilangkan kegiatan karang taruna yang kurang baik” tambah Bakdiyono. (hay)

Sharing is caring!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *