Kenalkan Pendidikan Demokrasi, Simulasi Pilgub Meluas ke Siswa

JATINOM –  Dalam upaya memperkenalkan pendidikan demokrasi sejak dini kepada siswa, SDIT An Najah Jatinom mengadakan simulasi pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur 2018., Jumat (20/4/2018). Simulasi ini di ikuti oleh 525 siswa kelas 1 hingga kelas 5 dan sudah yang kedua kalinya di adakan.

Ketua pelaksana kegiatan, Ewien Herwidatin menyampaikan kegiatan pendidikan demokrasi sejak dini  ini merupakan bagian dari semarak April Book Expo yang sudah menjadi agenda tahunan. Dalam simulasi pemilihan gubernur dan wakil gubernur hadir juga Komisioner KPU Kabupaten Klaten Muhammad Anshori dan Komisioner Bawaslu Kabupaten Klaten, H Triyanto ‘Azib’.

Baik komisioner KPU maupun Bawaslu, di hadapan ratusan santri dengan semangat menyampaikan “betapa pentingnya kita belajar demokrasi sejak dini”, dalam pemilu kita harus bener-benar LUBER dan JURDIL (Langsung Umum Bebas Rahasia dan Jujur Adil. “KPU selaku penyelenggara pemilu secara teknis dan Bawaslu selaku badan pengawas pemilu, harus saling bersinergi dalam mewujudkan suksesnya setiap tahapan penyelenggaraan pemilu,” jelas Erwin yang juga menjabat sebagai komisioner Paswascam Tulung ini.

Sementara ituk, Kepala sekolah SDIT Muh. An Najah Jatinom,  Muh Kamim menyampaikan, bahwa sebentar lagi Jawa Tengah terutama akam mengadakan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, untuk itu kami menyadari betapa pentingnya pendidikan demokrasi sejak dini, baik secara terencana, sistematis, dan berkesinambungan  dalam pembangunan dan pembentukan karakter anak bangsa di Indonesia. Untuk itu melalui pendidikan demokrasi sejak dini harapannya juga ikut andil dalam pembentukan karakter bangsa agar bersikap jujur, adil dan transparan melalui pendidikan di sekolahan kami. (bud)

Sharing is caring!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *