Sampaikan Sambutan di Depan Ratusan Anggota Koperasi, Cagub Sudirman Said Dapat Teguran dari Panwaskab

CEPER –   Calon Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Sudirman Said mengunjungi Koperasi Industri Pengecoran Logam di Dukuh Batur, Desa Tegalrejo, Kecamatan Ceper, Rabu (25/4/2018).

Namun, Sudirman Said sempat mendapat teguran dari Komisioner Panitia Pengawas Pemilu Kabupaten (Panwaskab) Klaten, H Triyanto Azib ketika menyampaikan sambutan dihadapan sekitar 150-an anggota koperasi yang hadir.

Sudirman saat itu menyampaikan paparan terkait program pemerintah yang dianggap belum menyasar, terlebih soal masih tingginya angka kemiskinan di Jateng saat ini. Serta paparan mengenai tak maksimalnya program kerja dari Pemerintah, yang dalam hal ini adalah pemerintahan petahana Ganjar Pranowo.

Saat itu, Triyanto langsung memotong serta memberikan teguran terhadap paparan Sudirman. Komisioner Panwaskab yang sering disapa Azib itu menganggap apa yang disampaikan Sudirman Said sudah melenceng dari tema kegiatan dan diluar kontek motivasi kepada tamu undangan yang hadir.

Sudirman juga langsung menjawab apa yang disampaikan Komisioner Panwaskab tersebut. ” Kok terlalu menakutkan,  wong  kita  melakukan  kebaikan  kok. Pilkada  katanya  becik  tur  nyenengke, jangan  seperti  kita  melakukan  perbuatan  apa. Ya  komunikasi  saja. Maaf mas panwas atas rambu-rambunya, tapi mbok jangan berlebihan to, kok baru kali ini ya, padahal dimana-mana juga tidak masalah. Mas Panwas coba namanya siapa to,” ujar Sudirman Said.

Suasana langsung memanas saat itu. Apalagi saat itu asisten pribadi Sudirman Said juga menyampaikan nada pembelaan kepada Sudirman. Namun suasana berangsur mencair ketika Azib berusaha menjelaskan terkait tupoksinya dalam pengawasan pemilu.

Meski sempat terjadi ketegangan, namun secara  umum  kunjungan  Sudirman  Said  di  Ceper  tersebut  berjalan  lancar  dan  dipastikan  disekitar  lokasi  tidak  ada Alat  Peraga  Kampanye (APK).

Seperti diketahui, sebelum Sudirman Said menyampaikan sambutan, di ruang terpisah, Azib juga sudah menemui Cagub dan panitia agar kegiatan tidak dimanfaatkan untuk kampanye terselubung.

Anggota Panwaskab Kordiv Organisasi dan SDM tersebut juga menanyakan mengenai Surat  Tanda Terima Pemberitahuan (STTP), namun oleh pihak panitia sendiri mengakui jika memang tidak ada SPPT seperti yang dimaksud.

Sementara itu, menanggapi rambu-rambu yang telah disampaikan Komisioner Panwaskab tersebut, Sudirman Said mengatakan jika kunjungannya untuk melihat  perkembangan  ekonomi dan kemampuan  produksi  pengecoran  logam di Batur.

Ia menepis jika kunjungannya ke sentra industri kecil menengah (IKM) yang bergerak di bidang pengecoran logam itu merupakan kegiatan kampanye.

“Kedatangan di  Koperasi  Batur  Jaya  Ceper  ini merupakan kebiasaan  saya mengunjungi  tempat-tempat  kegiatan  ekonomi, terutama  yang  berkaitan kemampuan  produksi dan tadi mampir setelah ada acara dari Yoyja,” jelas  Sudirman  Said, Rabu (25/4/2018).

“Jadi ini bukan kampanye seperti definisinya KPU, tapi lebih kepada silaturahmi dan kunjungan menengok Koperasi Batur Jaya,” tegas Sudirman Said.

Meski datang dikawal dengan mobil stiker kampanye atau branding, dia menegaskan, niat awalnya memang untuk silaturahm. Sebab hari ini dirinya sedang memiliki agenda pribadi di Yogyakarta.

“Karena kebetulan tadi ada seminar di Yogya. Lalu malam hari nanti juga ada acara keluarga di Yogya ya sudah saya janjian dengan pengurus (Koperasi Batur Jaya) mampir. Karena sebelumnya saya pernah ketemu di acara Kadin dan saya janji mau ke sini. Apalagi sudah menjadi kebiasaan saya mengunjungi tempat- tempat kegiatan ekonomi, terutama yang berkaitan dengan kemampuan atau kapasitas produksi,” katanya.

Kahadiran Cagub Sudirman Said di Ceper tersebut mendapat pengawasan dari Panwaskab, Panwascam setempat serta menyedot perhatian bagi awak media yang bertugas di Klaten. (bud)

Sharing is caring!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *